Pemberantasan TIPIKOR Butuh Peran Aktif Masyarakat

Solo. Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di masa depan  perlu lebih ditingkatkan dengan menggalakkan peran aktif masyarakat. Oleh karena itu peran lembaga  seperti KPK TIPIKOR  di masa depan makin dibutuhkan. “Kita terus akan mendukung menanganan  pemberantasan Korupsi, dengan melibatkan peran serta masyarakat “kata Ketua Panitia  Bimtek  KPK TIPIKOR  Drs Suyanto kepada wartawan akhir pekan lalu di Hotel Sahid Raya.   Pemberantasan korupsi  memang domain aparat penegak hukum seperti, KPK, Kepolisian maupun Kejaksaan. Namun tanpa peran serta masyarakat dan organisasi-organsasi massa yang peduli pada upaya  penegakan Good Governance, pemerintahan yang bersih , maka upaya yang dilakukan oleh pemerintah  melalui perangkatnya tersebut tidak bisa maksimal.  Peran serta masyarakat  harus lebih bisa dimaksimalkan dan untuk itulah penyelenggaraan Bimbingan teknis ( Bimtek) mengenai penanganan TIPIKOR perlu digalakkan. “Supaya kita  makin memiliki jaringan dan sumber daya terlatih  yang melek hukum dan faham tentang seluk beluk pidana korupsi,” kata dia. Dengan demikian  peran serta masyarakat yang mendapat pembinaan memadai ini akan dapat membantu memaksimalkan pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Kita semua tahu, gurita korupsi di negeri kita ini begitu merambah ke hampir semua sistem dan tatanan kehidupan masyarakat dan negara. Kalau tanpa adanya dukungan proaktif dari masyarakat tentu tidak mudah memberantas gurita korupsi tersebut,” tandas Suyanto.

Menyadari pentingnya peran lembaga non pemerintah dan masyarakat itulah,  DPP KPK TIPIKOR akan menggalakkan bimbingan teknis diberbagai daerah di tanah air. Ketua  DPP KPK TIPIKOR Dr. Marwan SAg mengatakan bahwa lembaganya sudah memiliki bakorwil9 perwakilan) di seluruh kota besar di tanah air. “Perwakilan kami yang ada di masing-masing daerah ini nantinya akan menjadi penggerak pengawasan dan pendorong gerakan anti korupsi di masing-masing daerah,” katanya.  Ke depan wilayah gerakan DPP KPK TIPIKOR akan makin intens dalam membantu pemerintah dalam menyadarkan masyarakat akan bahaya laten korupsi. ( ole)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *