Timoes Mama Kiki, Dibikin Sepenuh Hati

Makanan tradisional khas Surakarta, Timoes barangkali  sudah sangat populer  dan sangat digemari masyarakat. Makanan berbahan baku ubi jalar ini oleh sentuhan tangan Kiki disulap menjadi makanan yangpenuh cita rasa dan dikemas cantik dengan merek Timoes Mama Kiki.  Apa yangmembedakan antara timoes secara umum dibandingkan dengan Timoes yang sudah diolah oleh kiki. Sipemilik merek menyatakan bahwa intinya pengolahan Timoes yang diproduksinya dioleh dengan sangat cermat memperhatikan citarasa dan kualitas. “jadi pada saat mengolah, baik dari segi adonan maupuns aat penggorengan harus dilakukan dengan sepenuh hati, bila hilang mood maka rasanya jadi tidak enak,” kata  Kiki.  Oleh karena itu pada saat mengolah makanan Kiki benar-benar fokus dan tidak memikirkan hal lain. “Ini kuncinya, bila sedang banyak pikiran mendingan berhenti menggoreng dulu,” tambahnya. Karenanya dalam mebikin makanan ini agar bercita rasa enak , tidakboleh kemrungsung. Dalam menggoreng saja, kata dia kalau pikiran kalut maka akan ambrol. “Nggak tahu mengapa bisa begitu, pokoknya kalau tidak fokus hasilnya pasti kurang baik,” kata Kiki.

Inilah yang membedakan  antara citarasa timoes pada umumnya dengan Tiomes merek Mama Kiki. Oleh karena itu pula Timoes Mama Kiki yang dibandrol Rp 2000 untuk cita rasa asli dan Rp 2.500. untuk cita rasa yangdicampur keju atau yanglain laris manis di pasaran. Setidaknya sampai saat ini Kiki butuh 12 Kg  ubijalar tiap hari yang siap diproduksi menjadi timoes.   Dan dia sangat meyakini ke depan prospek pasarnya akan makin berkembang bagus, walau mulai muncul pesaing. “Nggak papa , pesaing hal biasa, banyak teman-teman saya yang meniru, tetapi syukurlah cita rasa timoes saya masih yang terbaik,” tambahnya. Dia tidak merasa khawatir dengan munculnya persaingan,karena dia mempertahankan kualitas produknya dengan membikin produk Ttiomes sepenuh hati. ( uci/so) c

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *