Jamal : Pejabat dan Kades yang Mau Masuk Bui Silahkan Curang!

Rumbes Sebar 100 Relawan , Pantau Kecurangan Pileg Pilpres

Warta Indo. Temuan dugaan pelanggaran Pileg dan Pilpres yang dilakukan Bupati Sukoharjo dan perangkat desa Dalangan Tawangsari mem buka mata kubu Pro Prabowo Sandi b ahwa kecurangan memang sudah telanjang di depan mata. Untuk itu mulai hari ini tim advokasi Rumbes PADI Jateng telah menyiapkan ratusan relawan yang siap untuk memantau tindakan oknum-oknum yang menyalahgunakan jabatan atau sengaja melakukan kecurangan dalam penggalangan massa baik untuk pilpres maupun pileg. “Sudah  puluhan aduan masuk ke kantor kami, hampir semua adalah penyalah gunaan jabatan dan kewenangan serta perusakan alat peraga kampanye,” tegasnya ketua tim advokasi  yang juga  ketua Rumbes PADI Jateng Adv Jamal SH.

 Bila sudah ditemukan cukup alat bukti dan saksi maka, tim advokasi Rumbes PADI Jateng segera menindak lanjuti ke aparat terkait . Dalam hal ini Bawaslu. “untuk aduan pelanggaran pemilu tentu ke Bawaslu, kalau Bawaslu tidak segera menindak lanjuti maka akan diteruskan ke DKPP,” kata dia.

Jalur prosedural tetap menjadi piloihan bagi tim advokasi Rumbes PADI dan dia tetap akan mengawal segala pelanggaran tersebut sampai pada langkah penindakan. “Kalau tidak dikawal kami khawatirkan akan dibantarkan saja kasus-kasusnya, ini pidana dan ini sebuah bentuk ketidak adilan.

Jamal mengindikasikan pelanggaran pemilu berupa pengerahan massa oleh pejabat yang berwenang sampai level lurah atau sekdes atau kadus banyak terjadi di desa-desa dengan memanfaatkan kewenangan jabatan dan keluguan orang desa. “ Modus yang paling sering dipakai adalah sosialisasi pemilu, cara pencoblosan yang diselewengkan untuk menggiring massa mencoblos tokoh atau partai tertentu, ini tidak benar,’ kata dia.  Oleh karena itu tim advokasi Rumbes Jateng mengancam akan melaporkan semua penyelewengan tersebut tanpa pandang bulu. “ Silakan saja lurah atau carik serta bayan mau curang menggiring warga, bila tertangkap dalam radar kami, sudah pasti akan berhadapan dengan masalah hukum,” tandasnya.

Saat ini setidaknya seratus lebih relawan Rumbes PADI yang sudah dipersiapkan untuk melakukan pemantauan di desa –desa se Solo Raya. Mereka bergerak untuk mencari informasi pelanggaran berikut saksi dan bukti-buktinya. “Sebaiknya kades dan perangkat desa jangan main-main dengan menggiring massa mencoblos partai atau calon tertentu, mereka harusnya netral,’ tandasnya. (so) 1K�De7

2 tanggapan untuk “Jamal : Pejabat dan Kades yang Mau Masuk Bui Silahkan Curang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *